Fasilitas yang ada dan merupakan milik RSUP H. Adam Malik & Fakultas Kedokteran USU, diantaranya:

Prasarana :

  1. 1. Ruang Instalasi Gawat Darurat
  2. 2. Ruang Inap Bedah Saraf terletak pada gedung ruang rawat inap terpadu A lantai 2
  3. 3. Ruang Central Operating theatre (COT) terletak pada gedung C di lantai 3
  4. 4. Ruang Kamar Bedah Emergency (KBE) terletak di gedung IGD lantai 2
  5. 5. Ruang Perawatan Intensif Pasca Bedah di gedung C lantai 3’
  6. 6. Ruang Perawatan Intensive Care Unit (ICU) di gedung C lantai 3
  7. 7. Ruangan High Care Unit (HCU) di gedung IGD lantai 2
  8. 8. Ruangan High Dependent Unit (HDU) di gedung ruang rawat inap terpadu lantai 2
  9. 9. Poliklinik Bedah Saraf terletak di gedung Unit Rawat Jalan lantai 3
  10. 10. Ruangan Radiologi diagnostik : Plain X-Ray, CT Scan, MRI di gedung C lantai 1
  11. 11. Ruang Laboratorium Kateterisasi di gedung Cardiac Centre lantai 1
  12. 12. Gedung Skill Lab terletak di gedung sendiri
  13. 13. Ruang Pertemuan bedah saraf
  14. 14. Ruang perpustakaan bedah saraf
  15. 15. Ruang jaga residen
  16. 16. Ruang jaga peserta P3D

 Sarana :

  1. Mikroskop Zeiss
  2. Mikroskop
  3. Microsurgery Surgery Set
  4. Spine surgery Sets
  5. Mayfiled head frame
  6. Head CT scan
  7. MRI
  8. Plain Xray
  9. Manekin

visi

VISI

Visi Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis 1 Ilmu Bedah Saraf adalah menghasilkan lulusan yang memilki keunggulan neuroonkologi serta mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bedah saraf global pada tahun 2020

MISI

Misi Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis 1 Ilmu Bedah Saraf adalah :

  1. Menyelenggarakan pendidikan Spesialis Bedah Saraf yang mengacu pada standar Kurikulum Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) khususnya kompetensi unggulan di bidang neuroonkologi untuk menghasilkan lulusan yang unggul dalam pengetahuan, keterampilan, moral dan etika
  2. Meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian khususnya dalam bidang neuroonkologi untuk menunjang kompetensi keilmuan dan pelayanan kesehatan masyarakat
  3. Menyelenggarakan pelayanan kesehatan dengan layanan unggulan di bidang neuroonkologi kepada masyarakat dalam bentuk preventif, kuratif, rehabilitatif dan paliatif.
  4. Mewujudkan pengelolaan institusi bedah saraf yang mandiri, modern dan profesional serta mampu mengembangkan kerjasama institusi dalam lingkup dalam maupun luar negeri khususnya di bidang neuroonkologi

Tujuan Umum

Program Studi ilmu bedah Saraf Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara bertujuan mendidik dan melatih dokter menjadi dokter spesialis bedah saraf yang memilki kemampuan akademik berstandar global, keahlian klinis profesional dan keunggulan bidang neuroonkologi .

Tujuan Khusus

Berdasarkan visi, misi dan tujuan yang akan dicapai dalam menyelenggarakan pendidikan dokter spesialis Program Studi Ilmu Bedah Saraf adalah menghasilkan lulusan :

  1. Mempunyai rasa tanggung jawab dalam pengamalan Ilmu Bedah Saraf sesuai dengan kebijakan pemerintah berdasarkan standar  Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI)
  2. Mempunyai pengetahuan yang luas serta mempunyai keterampilan dan sikap yang baik sehingga mampu memahami dan memecahkan masalah Ilmu Bedah Saraf secara ilmiah dan dapat mengamalkan Ilmu Bedah Saraf kepada masyarakat secara paripurna.
  3. Mampu menentukan, merencanakan dan melaksanakan pendidikan, penelitian secara mandiri serta mengembangkan ilmu ke tingkat akademik yang lebih tinggi.
  4. Mempunyai pengetahuan dan ketrampilan untuk mengatasi masalah bedah saraf darurat dan elektif terutama untuk kasus terbanyak yang terdapat di Indonesia
  5. Mampu mengembangkan sikap pribadi sesuai dengan etik ilmu dan etik profesi.
  6. Mampu melakukan pelayanan bedah saraf sesuai dengan standar pelayanan medik bedah saraf di Indonesia.
  7. Menjunjung tinggi kode etik kedokteran Indonesia.
  8. Mampu mengembangkan pengetahuan dan keterampilan sebagai spesialis yang ahli dalam Ilmu Bedah Saraf sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan kondisi masyarakat.
  9. Mampu mengembangkan pelayanan Ilmu Bedah Saraf dilingkungannya.
  10. Memiliki pengetahuan yang cukup tentang rehabilitasi cacat tubuh dan mampu melaksanakan rehabilitasi preventif.

Mampu mengembangkan pengalaman belajar sebagai bentuk long life learning yang dapat menjurus pada kemampuan akademik tertinggi.

STRATEGI

SASARAN

TARGET

STRATEGI

Indikator

Pencapaian

Target

15/16

16/17

17/18

18/19

19/20

Jumlah peminat pendidikan

Jumlah peminat: diharapkan minimal sesuai daya tampung (2 PPDS /semester)

Bekerjasama dengan pihak dekanat dan rektorat dalam membuat kebijakan sosialisasi dan daya tampung program studi

Jumlah PPDS yang diterima (2 PPDS/ Semester)

25%

0%

100%

100%

100%

Memberi wawasan pada dokter umum tentang perkembangan Ilmu Bedah Saraf.

Terlaksananya promosi Prodi dengan leaflet, mengaktifkan website Prodi Ilmu Bedah Saraf Fakultas Kedokteran USU

100 %

100%

100%

100%

100%

Kualitas penerimaan peserta didik

Setiap tahun menerima peserta didik

-       IPK minimal 2,75;

-       TOEFL minimal 450

-       Memiliki minat dan kemampuan dalam bidang bedah saraf

Melakukan seleksi penerimaan peserta didik sesuai dengan standar penerimaan Mahasiswa Program Pendidikan Magister/Dokter Spesialis di lingkungan USU

Dilakukan psikotes dan Tes Potensi Akademik (TPA) dan TOEFL

100%

100%

100%

100%

100%

Dilakukan Tes MMPI, Tes Akademik Tertulis serta wawancara oleh Tim dari Prodi Ilmu Bedah Saraf

100%

100%

100%

100%

100%

Ketepatan waktu menyelesaikan pendidikan

Ketepatan waktu menyelesaikan pendidikan dalam rentang waktu yang ditentukan: 100% tepat waktu (N + 1/2N, dengan N = 11 semester)

Pengembangan kurikulum yang mengacu pada kolegium (i) Evaluasi kurikulum berkala; (ii) Rasionalisasi beban kuliah; dan (iii) Pengembangan metode belajar

Perkuliahan yang terjadwal dan masa tugas rotasi divisi yang teratur dan tepat waktu

100%

100%

100%

100%

100%

Menerapkan bimbingan dengan dosen pembimbing akademik secara berkala

Adanya bimbingan dengan dosen pembimbing akademik tiap bulan

100%

100%

100%

100%

100%

Memberlakukan aturan dan punishment.

Pemberian Surat Peringatan bagi PPDS yang tidak tepat waktu

100%

100%

100%

100%

100%

Kualitas lulusan berdasarkan IPK

IPK: minimal 3,00

Konsistensi pengembangan dan peningkatan kualitas program studi

·         Memberlakukan standar penilaian kelulusan dari setiap jenjang ≥ 70

·         Dilakukan pembimbingan dan ujian ulang bagi PPDS yang belum mencapai nilai 70

100%

100%

100%

100%

100%

Kualitas dan kuantitas penelitian dosen

Setiap tahun minimal dihasilkan :

·         2 publikasi yang dipresentasikan di tingkat nasional / internasional

Mendorong upaya peningkatan kebijakan universitas dalam bidang penelitian

Adanya dukungan dana penelitian dan akomodasi untuk publikasi dari Universitas

100%

100%

100%

100%

100%

Membuat rencana penelitian yang terstruktur, terukur dan terevaluasi bagi setiap dosen (Pohon penelitian)

2 publikasi yang dipresentasikan di tingkat nasional/internasional

100%

100%

100%

100%

100%

Kualitas dan kuantitas penelitian peserta didik

Setiap peserta didik minimal menghasilkan 1 penelitian (kuantitatif / kualitatif) yang dipresentasikan di tingkat nasional/regional/internasional selama masa pendidikannya

Membuat peraturan terkait kewajiban pembuatan penelitian dan menetapkan sebagai persyaratan untuk mengikuti ujian akhir

Adanya peraturan yang mewajibkan setiap PPDS melakukan minimal 1 penelitian yang dipresentasikan selama masa pendidikan

100%

100%

100%

100%

100%

Dosen mendorong dan membimbing penelitian PPDS yang akan dipresentasikan

         

Kualitas dan kuantitas pengabdian masyarakat dosen

Setiap tahun minimal melakukan  3 kegiatan pengabdian masyarakat bertaraf lokal/ nasional/regional

Membuat rencana pengabdian masyarakat Prodi Ilmu Bedah Saraf yang terstruktur, terukur dan terevaluasi bagi setiap dosen

Melakukan penyuluhan kesehatan

Di tingkat rumah sakit pendidikan

100%

100%

100%

100%

100%

Melakukan penyuluhan kesehatan di tingkat lokal/nasional

100%

100%

100%

100%

100%

Kualitas dan kuantitas pengabdian masyarakat peserta didik

Setiap tahun setiap PPDS mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat yang diselenggarakan oleh prodi Ilmu Bedah Saraf

Membuat rencana pengabdian masyarakat Prodi Ilmu Bedah Saraf yang terstruktur, terukur dan terevaluasi.

Setiap PPDS mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat 1 kali dalam setahun

100%

100%

100%

100%

100%

Kualitas dan kuantitas SDM

Setiap 5 tahun, ada 1 orang dosen mengikuti pendidikan Doktor baik di dalam maupun di luar negeri

Membuat rencana pendidikan/pelatihan yang terstruktur, terukur dan terevaluasi bagi setiap dosen sesuai dengan kompetensi dan peminatannya

1 orang staf mengikuti pendidikan doktor / 5 tahun

100%

100%

100%

100%

100%

·         Setiap dosen minimal dalam 3 tahun harus berperan serta minimal 1 kali pendidikan/kursus/ workshop sesuai dengan kompetensi dan peminatannya

·         Setiap tahun, 20% dosen minimal mengikuti 1 kali seminar bertaraf internasional, 3 kali seminar bertaraf nasional, 5 kali seminar bertaraf lokal

Membuat rencana kegiatan ilmiah / kepesertaan seminar yang terstruktur, terukur dan terevaluasi bagi setiap dosen

·         Setiap dosen minimal dalam 3 tahun harus berperan serta minimal 1 kali pendidikan/kursus/ workshop sesuai dengan kompetensi dan peminatannya

·         Setiap tahun, 20% dosen minimal mengikuti 1 kali seminar bertaraf internasional, 3 kali seminar bertaraf nasional, 5 kali seminar bertaraf lokal

100%

100%

100%

100%

100%

Pengajuan staf dosen dilakukan dengan mempertimbangkan rasio peserta didik dan dosen ; pengembangan divisi di IPDS BS FKUSU

Pola rekruitmen, sistem  pengembangan karier dan pemberhentian SDM yang didukung perencanaan SDM yang mantap

Pencapaian rasio mahasiswa berbanding dosen dengan nilai kurang dari 3

100%

100%

100%

100%

100%

Setiap tahun mengirim 1 tenaga kependidikan untuk mengikuti pelatihan dalam peningkatan kemampuannya sesuai dengan lingkup kerjanya

Membuat rencana pendidikan/pelatihan yang terstruktur, terukur dan terevaluasi bagi setiap tenaga kependidikan sesuai dengan kemampuan dan lingkup kerjanya

Mengikutsetakan tenaga pendidik dalam seminar/pelatihan 1 tahun sekali

100%

100%

100%

100%

100%

Kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana

·         Tersedianya sarana dan prsarana pendidikan yang kondusif dan nyaman

·         Tersedianya ruang perkantoran yang representatif

·         Membuat rencana pengembangan sarana dan prasarana program studi

·         Menjalin kerjasama dengan institusi lain dalam meningkatkan sarana pendidikan

Tersedia Perpustakaan dengan buku, ebook, dan bahan bacaan lainnya minimal 100 judul

100%

100%

100%

100%

100%

Tersedia ruang kuliah, ruang rapat, ruang kantor dan skills lab

100%

100%

100%

100%

100%

Jumlah kerjasama dalam mendukung sarana

100%

100%

100%

100%

100%

Kualitas dan kuantitas IT (Informasi dan Teknologi)

·         Tersedianya fasilitas IT yang mencukupi untuk civitas akademika Prodi Ilmu Bedah Saraf

·         Terselenggaranya sistem informasi akademik secara online

·         Tersedianya website Prodi Ilmu Bedah Saraf Fakultas Kedokteran USU

·         Membuat rencana pengembangan IT

·         Meningkatkan pengelolaan pengetahuan dan informasi ilmiah sebagai aset kompetitif

Tersedianya jaringan internet Wifi

100%

100%

100%

100%

100%

Tersedianya website yang mendukung pendidikan, penelitian dan organisasi prodi

100%

100%

100%

100%

100%

Tersedia sistem informasi akademik yang dapat diakses online

100%

100%

100%

100%

100%

Struktur Organisasi

Terselenggaranya struktur organisasi Prodi.

·         Menata program studi dan area kepakaran

·         Melengkapi unit kerja dalam rangka pengembangan Prodi

Ada Struktur Organisasi Prodi Ilmu Bedah Saraf

100%

100%

100%

100%

100%

Manajemen keuangan

Terselenggaranya sistem keuangan yang transparan dan akuntabel.

Menyelenggarakan pola manajemen finansial yang efisien, efektif, dan akuntabel

Memilki Rancangan Keuangan dan Anggaran Tahunan (RKAT)

100%

100%

100%

100%

100%

Pengembangan Kerjasama

Terjalinnya kerjasama dengan institusi dan Rumah Sakit pendidikan di tingkat nasional dan internasional

Membuat rencana kerjasama institusional untuk pengembangan pendidikan dan penelitian

Terwujud kerjasama dengan institusi pendiikan/RS jejaring di tingkat lokal, nasional, dan internasional

100%

100%

100%

100%

100%